"" Parenting: "PEMBERIAN TAK SELALU BAIK BAGI PENERIMA"

"PEMBERIAN TAK SELALU BAIK BAGI PENERIMA"

Orangtua sering berpikir memberikan sesuatu kepada anak, pasti sangat membahagiakan anak.  Ternyata tak semua pemberian bisa membahagian anak.  Belum tentu.   Mengapa?  Pasalnya orangtua seringkali hanya berpikir memberikan sesuatu "menurut cara berpikirnya" bukan "cara berpikir anaknya atau penerimanya".

Aneh, tentu hal itu tak pernah terjadi jika pengalaman yang saya dan suami sebagai orangtua tidak mengalaminya.

Anak sedang melakukan magang di suatu kantor.  Dia harus membuat video untuk suatu promosi perusahaan. Tehnik pembuatan video berdasarkan 3D.   Mendengar adanya pembuatan itu, sebagai orangtua, suami saya langsung mencari informasi tentang pembuatan video.  Setelah mendapatkan informasi, suami mencari bukunya.  Bukunya itu cukup mahal. Tapi mahalnya tak menjadi soal karena cinta orangtua memang tak memandang harga.  Bagi suami saya, membelikan dan memberikan buku adalah suatu hal yang tak ternilai harganya dibandingkan dengan harga buku itu sendiri.  Begitu besarnya semangat untuk memberi sampai segala persiapan dari pembelian sampai pengiriman pun dilakukan sendiri.

Tapi sayang seribu sayang, pengiriman buku yang disangkanya akan lebih aman, nyaman dan cepat ternyata menjadi bumerang bagi anak. Pengiriman buku gagal diterima karena kebetulan anak tidak di apartemen. Hanya sebuah catatan kecil yang menyatakan kurir telah datang, dan akan datang lagi.

Agak panik, bagaimana cara memberitahukan kepada perusahaan kurir agar pengiriman dapat diterima.  Berbagai kendala , ada aktivitas di luar apartemen, tapi harus tunggu kurir datang. Menghubungi customer service, ternyata tak banyak membantu. Tetap harus "stay at your apartment", ternyata sangat tidak enak menunggu sesuatu yang belum pasti.

Yang pasti pemberian itu bukan sesuatu yang enak bagi anak saya.  Assertive memberikan feedback bagi kami, lain kali pemberian buku itu sebaiknya dibeli saja di Melbourne tidak perlu dikirim karena menimbulkan kerepotan yang seharusnya tak perlu.